Dapat THR Full di Tengah Wabah? Yuk Prioritaskan untuk 5 Hal Ini

Semua kerjaan lancar dan masih dapat THR full di tahun ini? Yuk banyak-banyak bersyukur! Sebab seperti yang kita tahu, pandemi Corona cukup telak memukul perekonomian lokal dan juga global. Industri pariwisata, penerbangan, dan berbagai jenis usaha juga tak pelak ikutan terkena dampak akibat virus yang satu ini. Otomatis, orang-orang yang bekerja di sektor terkait juga tak luput dari imbasnya. Jangankan THR, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pun harus banting setir dari profesi awalnya. 

Goyangnya kondisi ekonomi lokal dan global kemungkinan masih akan berlangsung di tahun ini. Belum ada pencerahan hingga kapan, maka dari itu setiap orang idealnya perlu bersiap-siap menghadapi segala kondisi yang mungkin terjadi. Jumlahnya yang satu kali gaji pokok membuat THR di tengah pandemi ini seperti oase di padang gurun. Bisa melegakan dan membantu menutup berbagai kebutuhan yang membengkak selama pandemi dan bertepatan dengan bulan Ramadan. 

Bukan hanya anggaran keuangan dari gaji bulanan yang perlu dihemat, THR pun sebaiknya demikian. Agar lebih tepat guna dan bermanfaat, THR kali ini bisa dipertimbangkan prioritasnya untuk hal berikut:

Kebutuhan pokok dan kesehatan

Selama masa pandemi dan karantina di rumah, kebutuhan pokok seperti sembako dan kebutuhan kesehatan seperti vitamin dan masker perlu distok secara berkala agar tidak perlu sering-sering keluar rumah. Kalau belinya online, kamu bisa memanfaatkan momen ketika ada promo besar untuk beli kebutuhan pokok atau kesehatan supaya lebih hemat. Nah, berhubung uang THR jumlahnya lumayan, nggak ada salahnya untuk memprioritaskan kebutuhan pokok dan kesehatan untuk beberapa bulan ke depan. Ini bakal membantu meringankan beban anggaran keuangan bulanan yang bersumber dari gaji. 

Kebutuhan yang penting untuk hari raya

Meski di tengah pandemi, bukan berarti semarak hari raya nggak bisa dirasa. Walaupun aktivitas kumpul-kumpul dan bersilaturahmi masih harus dikurangi, semarak hari raya bisa tetap terasa dengan dibuatnya kuliner dan kue-kue khas hari raya seperti ketupat sayur, opor ayam, sayur kacang panjang, kastengel, putri salju, dan masih banyak lagi. Uang THR bisa dialokasikan untuk kebutuhan ini sesuai dengan tradisi biasanya. Namun, untuk pembelian baju lebaran, ganti gadget, atau produk fashion lain yang bertujuan untuk “gaya” di hari raya, bisa dikurangi atau bahkan ditunda karena bukan termasuk kebutuhan yang urgensinya tinggi. 

Lunasi utang atau pinjaman yang jumlahnya tinggal sedikit

Coba cek kembali keuangan dan daftar kredit atau pinjaman dana yang sedang berjalan. Adakah yang sisa tenor atau jumlahnya tinggal sedikit lagi dalam waktu dekat ini? Kalau ada, mungkin kamu dapat mempertimbangkan untuk melunasinya segera agar satu beban bisa hilang dari anggaran keuangan. Ini juga dapat membantu agar skor kreditmu tetap terjaga dengan baik. Jadi, sewaktu-waktu kamu mau ajukan pinjaman dana lagi, prosesnya bisa berjalan mulus karena tidak pernah ada histori kredit macet. 

Dengan terlunasinya beberapa utang yang dimiliki, bisa juga menjadi bahan evaluasimu untuk keuangan atau fasilitas kredit dan pinjaman dana yang sudah digunakan. Apakah pinjaman yang diajukan efektif dan digunakan sesuai tujuan awal? Apakah besaran suku bunganya sesuai kantong dan sesuai perjanjian pinjaman di awal? Mana fasilitas kredit yang kurang baik dan bisa dieliminasi?

Dengan begitu, di masa depan, kamu bisa mempertimbangkan fasilitas kredit atau pinjaman dana lain yang lebih bersahabat dan cocok di kantong. Selain yang konvensional seperti bank, ada juga yang berbasis online seperti Kredivo misalnya. Selain bisa digunakan untuk pay later tanpa bunga dan cicilan barang dengan tenor s.d12 bulan, Kredivo juga bisa diandalkan untuk pinjaman dana darurat mulai dari 500 ribu dengan opsi tenor 1/3/6 bulan dan suku bunga flat hanya 2,95% per bulan. Bisa cair dalam waktu 1 hari kerja, daftarnya pun mudah!

Tingkatkan bujet untuk sedekah dan berbagi untuk sesama

Alih-alih menghabiskan THR sepenuhnya untuk konsumsi pribadi, di tengah pandemi seperti sekarang, bujet untuk sedekah dan berbagi untuk sesama juga perlu ditingkatkan. Mengingat, kita semua harus melewati kondisi ini bersama-sama. Yang berkecukupan, membantu yang kekurangan agar beban hidupnya bisa sedikit berkurang. Sebelum berdonasi di kanal-kanal donasi online untuk yang membutuhkan, ada baiknya kita perlu menengok saudara atau tetangga terdekat lebih dulu. Ada tidak yang kondisinya sulit dan butuh bantuan. Atau mungkin ada yang jualannya terganggu akibat covid? Nah, kamu bisa memulainya dari sini. 

Tabungan untuk kondisi darurat

Sebelum wabah, tabungan darurat bagi sebagian orang mungkin terdengar klise. Bukan hanya karena boros atau nggak bisa mengatur uang, tapi bisa jadi memang sebagian orang tidak memiliki penghasilan lebih untuk bisa dialihkan jadi tabungan. Nah, jika kamu termasuk salah satunya dan masih mendapat THR kali ini, nggak ada salahnya untuk dicoba sisihkan sebagian untuk tabungan darurat. Ada pepatah yang mengatakan: save money and money will save you. Inilah salah satu fungsi tabungan darurat karena kondisi mendesak tidak pernah ada yang tau kapan datangnya. 

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *